Radang sendi adalah penyakit yang diakibatkan oleh tingginya kadar
asam urat dalam tubuh. Ketika mencapai kadar tertentu dalam cairan
tubuh, asam urat akan mengkristal dan dapat mengendap di seluruh tubuh,
termasuk dalam cairan sendi. Kadar asam urat yang tinggi dapat
disebabkan oleh tingginya pembentukan asam urat tubuh atau oleh adanya
gangguan pengeluaran asam urat, baik melalui air seni, feses, maupun
melalui keduanya. Kristalisasi pada cairan sendi menyebabkan peradangan
sendi yang akut dan sangat nyeri.
Pencegahan penyakit radang sendi ini sama penting dengan pengobatannya. Pencegahannya dapat ditempuh dengan cara:
Ada beberapa persyaratan terapi diet pada penderita radang sendi yang harus dipenuhi, di antaranya:
Artikel ini ditulis oleh:
http://www.qonita.com
Pencegahan penyakit radang sendi ini sama penting dengan pengobatannya. Pencegahannya dapat ditempuh dengan cara:
- Pengaturan asupan cairan dengan baik.
- Pengurangan berat badan (pada pasien obesitas).
- Pengubahan pola makan dengan mengurangi konsumsi makanan tinggi purin.
| Sumber Purin |
| Tinggi Harus dihindari:Hati, ginjal, ikan-ikan kecil, sarden, ikan laut, remis, ikan cod, tiram, ikan air tawar, ikan haddock, daging sapi, daging rusa, kalkun.
Sedang Boleh dimakan kadang-kadang: Asparagus, daging sapi, ayam, kepiting, daging bebek, lentil (sejenis kacang), kacang lima/kacang mentega, jamur, lobster, tiram, udang, bayam. Rendah Tidak ada batasan: Kopi, buah-buahan, roti, gandum, makaroni, keju, telur, produk susu, gula, tomat, sayuran hijau. |
Ada beberapa persyaratan terapi diet pada penderita radang sendi yang harus dipenuhi, di antaranya:
- Rendah purin.
- Cukup kalori, protein, mineral, dan vitamin.
- Tinggi karbohidrat untuk membantu pengeluaran asam urat.
- Kandungan lemak sedang, karena lemak cenderung menghambat pengeluaran asam urat.
- Tinggi serat, karena serat mengandung banyak cairan untuk membantu mengeluarkan asam urat.
Artikel ini ditulis oleh:
- Yuktiana Kharisma, M.Kes. – Ujung Berung, Bandung.
http://www.qonita.com